Di Suatu Siang di Pine Hill Cibodas

Dalam kereta kembali ke Jakarta, saya mau cerita mengenai obrolan insightful saat di Bandung tadi siang. Obrolan saat saya berada di nikahan Mbak Ifa Misbach, bersama para senior, Mbak Najelaa Shihab, Kak Yulia (Ketua Keluarga Kita), para BOD-nya Cikal, dan Mas Iwan Syahril dan Fiona di sesi berikutnya.

Obrolan itu berawal saat saya sedang menikmati suasana pesta kebun yang ciamik di Pine Hill Cibodas. Lalu, Kak Yulia tiba-tiba bertanya, “Jadi kamu mau konsep pernikahan seperti ini, Dith?”. Saya hanya tertawa dan menimpali, “Aku mau fokus memantapkan calonnya saja dulu Kak, gak bisa bayangin kayak gimana kalau calonnya saja belum mantap”. Continue reading “Di Suatu Siang di Pine Hill Cibodas”

Advertisements

#10 Romatismeku Punya Caranya Sendiri

Percakapan dalam SMS

๐Ÿ‘จ: Lagi apa? Aku perlu ngomong. Mau minta maaf, tapi pulsa tipis. Gak bisa SMS lagi atau telepon. Kutunggu di Pakilun, ya, jam 12.15.

๐Ÿ‘ฉ: Bilang aja, “mau ketemu”.

**

Thanks ya, udah mau jadi OP. Nanti aku bakal tahu kepribadian kamu kayak apa ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚”

“Eh, serius?” Continue reading “#10 Romatismeku Punya Caranya Sendiri”

Ketika Terpaksa Bertengkar di Depan Anak

Sering kali saya mendapatkan pertanyaan-pertanyaan dari teman-teman saya soal parenting. Iya, mereka yang tengah menjalani parenthood bertanya pada orang yang sama sekali belum jadi parent, haha.. lucu sih.. Tapi tak apa, hal ini membuat saya jadi banyak bahan pembelajaran, kan?

Saya senang, saat ini banyak sekali orang tua muda yang sangat peduli dengan segala macam stimulus yang mereka berikan pada anaknya. Eh, tapi saya juga tidak tahu pasti sih apakah jumlah ini sebenernya sudah banyak sejak zaman dulu. Doh, maafkan penyimpulan yang terlalu dini dan tanpa research ini ๐Ÿ™ˆ

Oke, saya akan cerita tentang pertanyaan yang datang dari teman saya ketika ia dengan terpaksa harus bertengkar dengan suaminya di depan anak mereka yang berusia 4 tahunan. Pertengkaran hebat itu memang diakuinya pertama kali terjadi. Ia khawatir bagaimana dampak pertengkaran hebat itu untuk kondisi psikologis anaknya.ย  Continue reading “Ketika Terpaksa Bertengkar di Depan Anak”

Cinta tapi Beda (Suku)

โ€œApa yang akan kamu lakukan jika orang tua pacarmu tidakmenyetujui hubunganmu karena kamu beda suku sama dia?โ€

Chat pertama yang masuk dari seorang teman lama yang kemudian diikuti oleh emoticon menangis yang banyaaaaakkkk banget. >> 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

Ia, teman saya itu, baru saja putus dengan pacarnya setelah lebih dari 2 tahun pacaran. Saya selalu ingat sekali bagaimana teman saya ini selalu bahagia dan bersemangat ketika menceritakan pacarnya ini. Iya, sosok pacarnya ini adalah sosok ideal baginya. Cerdas, penyayang, sopan, pengertian, good looking, sudah punya pekerjaan yang bisa diandalkan, ah pokoknya gak ada alasan buat teman saya meninggalkan pacarnya. Seperti oase di padang pasir. Dia yang sebelum-sebelumnya selalu disakiti, bahkan sampai diselingkuhi, kemudian bertemu dan menjalin hubungan dengan yang selama ini diidam-idamkan. Lalu kemudian harus berakhir karena tak ada restu dari pihak keluarga si pacar. 

Continue reading “Cinta tapi Beda (Suku)”

Is S/he The Best One?

โ€‹Habis Ramadhan terbitlah nikahan.

Bulan Syawal memang selalu jadi pilihan para pasangan untuk mengikat hubungan mereka menjadi legal dan halal. Mungkin karena Syawal identik dengan bulan kemenangan, iya kemenangan, menangin hatinya dan orang tuanya #eaa.. Sorry ini fix spam! Hahaha..  Continue reading “Is S/he The Best One?”

Batas

Aku tahu, setiap tahun, setidaknya setiap โ€˜Idul Fithri, kamu selalu mengirimiku sebuah pesan pertanyaan kabar, ucapan Selamat Hari Raya dan permohonan maaf. Entahlah, apakah kamu copy-paste dan mengedit bagian namanya, atau memang kamu mengetiknya langsung untukku. Walaupun sekali pun aku tidak pernah membalas, bukan berarti aku tidak mengucapkan terima kasih dan juga memaafkanmu. Tidak.

Continue reading “Batas”