Buat Siapa?

Pagi itu kelas 1 dan 2 tidak ada yang mengajar. Saat itu, Bu Yuli, wali kelas kedua kelas itu berhalangan hadir. Jadilah hari itu saya meng-handle kedua kelas itu. Fakta mengagetkan, ah sebenarnya harusnya saya sudah tak kaget lagi, kelas 2 masih banyak sekali yang belum bisa membaca. Menulis? Masih acak adul.

Seorang anak yang paling menarik perhatian saya itu Benny namanya. Saya pernah mendengar memang kalau anak ini sering meminta perhatian lebih. Bu Yuli pun sering menegurnya. Banyak aduan dari teman-temannya karena digodain Benny. Ia sering menolak belajar juga, katanya.

Continue reading “Buat Siapa?”

Sebuah Perayaan untuk Aris

Jika sebagian banyak orang mengartikan anak luar biasa itu adalah anak yang menjuarai berbagai lomba seperti olimpiade, tapi buatku Aris adalah salah satu anak luar biasa. Dia pernah menjuarai olimpiade? Sayangnya belum. Bisa membaca lancar satu paragraf saja baru terjadi 12 Maret 2015.Saya hafal sekali tanggal itu.

Sebulan pertama aku mengajar di sekolahnya, ia masih belum bisa membaca. Sudah mengeja, terbata-bata, masih banyak yang salah pula. Beberapa kali kuajak ia untuk belajar tambahan di rumah, bahkan sempat kutawarkan belajar di rumahnya. Tapi dia tetap meneng wae. Sampai akhirnya di bulan kedua ia menghampiriku.

Continue reading “Sebuah Perayaan untuk Aris”