Menahan Diri

Sehari-hari saya merupakan pengguna ojek online. Berbagai macam driver saya temui. Mulai yang ramah dan punya value, sampai yang grasak-grusuk dan banyak mengumpat. Alhamdulillaah saya tidak pernah menemukan yang lebih ekstrim dari ini. Semoga terlindungi.

Oke, tadi sore saat saya mengendarai ojek online dari Hotel Atlet Century menuju pulang, abang ojol (ojek online) yang saya tumpangi beberapa kali menerobos lampu merah. Yup, honestly saya deg-degan. Saya tidak mau mati konyol karena kecerobohan orang lain, dong! Continue reading “Menahan Diri”

Advertisements

Tanyakan Kabar Sahabatmu

“Tahu gak sih? Sekarang gue bla bla bla”

“Aku pengen cerita deeehh.. aku lagi kesel banget, bla bla bla”

Kemudian cerita itu panjang kali lebar kali tinggi. Bahkan berjam-jam. Cerita setiap detailnya.

Sering mengalami demikian? Jelas. Kita makhluk sosial. Rata-rata pasti punya teman dekat untuk berbagi cerita. Hingga suatu malam, ketika saya dan teman saya sedang terhubung dalam.percakapan via telepon. Saya senang mendengarkan setiap detail ceritanya. Setelah dia selesai, dia nyeletuk bilang, “Lho kok gue egois ya? Dari tadi cerita mulu, ampe gak nanya cerita lo gimana”. Deg. Saat itu saya langsung refleksi keingetan diri sendiri yang juga suka cerita sama teman, mencari tempat mengeluarkan unek-unek, agar diri ini merasa lega dan plong, agar diri ini mendapatkan alternatif solusi dan sudut pandang lain. Setelah itu, lupa dengan kondisi orang yang ada di depan kita. Continue reading “Tanyakan Kabar Sahabatmu”