#3 Waktu

6 menit lagi aku berangkat ya.

Kira-kira 11.47 aku mulai jalan kesana deh

Rigid banget urusan waktu, pikirku. Apa dia Autism? Sempat juga terlintas demikian. Biasanya, orang akan bilang “5 menit lagi”, “10 menit lagi”. Pembulatan. Ah, apa sebenarnya malas menghitung atau cenderung korupsi waktu, ya? Toh pada kenyataannya memang tidak sebulat itu waktunya.

Suatu hari pernah aku iseng bertanya. “Kamu kalau mandi diwaktuin juga?”, tanyaku.

“Iyalah.”

“Wow! Berapa lama?”

“10 menit”

“Hmm.. Kamu pernah telat?”

“Lupa aku kapan terakhir telat. Tapi pernah”

“Wow!”

Baru kali ini aku menemukan orang se-rigid ini urusan waktu. Sering kutemukan orang-orang yang disiplin, tapi kalau sampai detik menitnya sedetail itu? Hmm. Continue reading “#3 Waktu”

Advertisements

#2 Jangan Cintai Aku Apa Adanya

“Eh, kayaknya warna jilbab ini kurang masuk deh sama baju kamu yang ini”

“Eh?”

“Iyaa, kurang tua dikit warnanya”

“Sejak kapan kamu jadi fashion commentator?” 

Dia pun tergelak. Entah sebelah mana lucunya.

Continue reading “#2 Jangan Cintai Aku Apa Adanya”

Menikah itu Cinta atau Cinta itu Menikah?

Menikah itu cinta atau cinta itu menikah? Hahaha.. Judulnya baper banget kalau kata anak kekinian mah. Ngomongin tentang cinta memang tiada habisnya, caileh.. Tapi seriusan, tulisan saya kali ini ingin membahas tentang cinta, walaupun bukan pujangga cinta atau orang yang ahli dalam urusan ini, boro-boro ahli, gagal mulu, #eh.. tapi kita coba bahas yaa..

Tulisan ini bermula dari beberapa hari yang lalu saat saya menemukan posting-an album yang berisi animasi di timeline Facebook, bagaimana cinta diungkapkan dengan tindakan sederhana. Salah satu contoh animasinya seperti dibawah ini..

image
Gambarnya bikin baper :p

Continue reading “Menikah itu Cinta atau Cinta itu Menikah?”