Setiap bulan saya akan membuka sebuah amplop yang ditulis oleh Kak Nia. Ia telah menyiapkan 12 amplop untuk menemani di penempatan. 12 amplop yang akan menjadi pengingat sudah seberapa lama saya melangkah.

Thank you, Kak Nia, buat setiap jejak dan rekaman manis untukku.

JANUARI

Hai Ditha

Awal kita mulai dekat, Ditha pernah cerita tentang sahabatmu yang meninggal. Lama setelah kita deket, Ditha pernah bilang: “Orang akan benar-benar mati kalau tidak ada karyanya yang tinggal atau hidup untuk dikenang”.

Hmm.. Kalau dipikir, perpisahan memang berat. Sama sekali gak menyenangkan. Tapi kalau pakai prinsip Ditha tentang hidup dan mati, ya kita gak benar-benar berpisah. Ada jejak tanda yang Ditha tinggalkan di hati kami dan orang-orang yang Ditha sayang. Sekarang Ditha di tempat berbeda hendak berkarya disana. Selamat membuat jejak, Dith. Kami akan menemani. Karena seperti jejak Ditha tinggal di hati kami, Kakak percaya ada jejak kami juga tinggal di hati Ditha dan hidup disana.

Dibaca: Kamis, 1 Januari 2015, memasuki hari ke-12 di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s