If I Die

Hahaha.. judulnya menyeramkan ya? Saya juga sebenarnya merinding nih bikin tulisan ini.

If I die.

Mati siapa yang tahu? Bukankah itu ketetapan yang sangat pasti? Saya akan menikah itu peluang. Saya sukses akan itu juga peluang. Tapi saya akan mati itu pasti. Kemarin, adik teman SD sekaligus SMA, yang juga anak guru saya, plus cucu dari adiknya nenek buyut, meninggal dunia secara tiba-tiba. Almarhum bahkan sedang bekerja. Masih sangat muda. Beda 3 tahun mungkin sama saya. Dan baru saja menikah. Ia meninggal saat sedang bekerja (kecelakaan kerja), beritanya disini

Continue reading “If I Die”

Advertisements

“Ah, Rupanya Ikhlas Itu Sulit, Ya”

Sebelumnya

Sudah seminggu sejak di kafe kopi itu. Tak ada chat yang masuk. Ia tahu, “Rasy” tidak pernah menunjukkan tanda apapun. Pun dengan dia kepada “Rasy”. Terlihat seperti teman biasa.

Aku sudah ada yang mau kutunggu. Carilah yang lain yang lebih baik!

Continue reading ““Ah, Rupanya Ikhlas Itu Sulit, Ya””

Menahan Diri

Sehari-hari saya merupakan pengguna ojek online. Berbagai macam driver saya temui. Mulai yang ramah dan punya value, sampai yang grasak-grusuk dan banyak mengumpat. Alhamdulillaah saya tidak pernah menemukan yang lebih ekstrim dari ini. Semoga terlindungi.

Oke, tadi sore saat saya mengendarai ojek online dari Hotel Atlet Century menuju pulang, abang ojol (ojek online) yang saya tumpangi beberapa kali menerobos lampu merah. Yup, honestly saya deg-degan. Saya tidak mau mati konyol karena kecerobohan orang lain, dong! Continue reading “Menahan Diri”