Memahami Fahri

Iya, saya tahu ini tulisan sangat-sangat telat. Saat review-review sudah mulai bertebaran, bahkan banyak yang sudah basi, saya baru nulis tulisan ini. Haha.. gak apa-apalah ya? Sebenernya saya sudah ingin nulis ini sejak saya keluar dari studio bioskop di Pejaten Village di hari kedua penayangan film ini. Semoga Mas Fahri maafkan karena keterlambatan Dinda (Dinda? 😂) mengekspresikan pengertiannya 🙈

Well, saya gak akan membahas bagaimana posisi perempuan di film tersebut. Sudah banyak. Googling saja. Atau mau bahas tentang operasi plastiknya Aisha? Doh, sebenernya bagian ini yang paling membuat saya mengernyitkan dahi. Gak logis. But, never mind.  Continue reading “Memahami Fahri”