Dua Cup Es Krim dan PHP

Lebih dari dua bulan saya tidak menulis di blog ini. Rasanya ada utang besar yang saya tunggak. Hastag #1week1writing gagal saya terapkan. Sebulan persiapan dan sebulan lebih pelaksanaan training intensif Calon Pengajar Cerdas (CPC) Angkatan II cukup menyita waktu. Ah, sepertinya saya sedang mencari pembenaran, hehe..

***

“Kak, bisa masak?”, tetiba pertanyaan itu terlontar dari seseorang yang ada di depan saya. Berdiri tepat di seberang saya yang sedang mencuci piring kotor habis makan sendiri. Kebiasaan mencuci piring sendiri saya terapkan dalam pelatihan ini.

“Emangnya kenapa? Apa urusannya?”, jawabku pura-pura sok misterius.

“Ya gak apa. Hanya tanya aja. Gak bisa, ya?”, timpalnya langsung men-judge saya. Saya pun langsung mendelik. Menatap dengan sudut mata. Sinis.

“Kok bisa langsung menyimpulkan kalau saya tidak bisa memasak?”

“Yaaa aku belum pernah lihat Kakak masak, sih..”

Saya pun tersenyum sinis kembali. Sesederhana itu penyimpulan terjadi. Hanya karena belum pernah melihat memasak, langsung ditarik kesimpulan tidak bisa memasak. Padahal saya tidak punya kesempatan untuk memasak selama pelatihan ini. Huft. Lah, terus kenapa saya kesal? Hahaha. Saya hanya tidak suka langsung di-judge.

“O, jadi hanya karena kamu belum pernah melihat saya memasak jadinya kamu langsung menyimpulkan saya tidak bisa memasak, ya? Baiklah..”

“Ya maaf, sih..”

Saya pun hanya tersenyum tipis mendengar permohonan maafnya. Saya pikir dia cukup merasa bersalah dengan hasil simpulannya. Biarlah, pikirku.

Saat saya selesai mencuci piring dan hendak menyimpan hasil cucian di keranjang piring, ia pun bergeser mengikuti. Tangannya yang berada di pinggir meja kayu pantry di Penginapan Pak Wayan. Saya lihat sekilas, ia masih saja melihat saya.

“Kak, suka cokelat?”, tanyanya kembali.

Mataku menatap matanya. Ia terlihat menunggu jawabku. Kujawab singkat, “Suka.”

“Suka es krim?”, tanyanya lagi. Jawabanku tetap sama, “suka”. Ia pun mengangguk pelan. Terlihat bibir bawahnya seperti sedang mencibir. Biarlah. Saya tak hiraukan.

*

Banyak hal yang sedang saya rapikan di meja dekat logistik training. Tetiba CPC yang tadi siang mewancarai saya mendekat.

“Kak, yang tadi siang itu benar,kan?”, pertanyaan tiba-tiba yang ambigu lagi-lagi ia lontarkan.

Dahi saya mengkerut. Saya berusaha mengingat-ingat apa yang sudah saya katakan tadi siang. Tapi nihil, saya lupa.

“Maksudnya yang mana, Tu?”, tanya saya.

“Yang Kakak suka es krim dan cokelat”

“Ooo, yang ituuu.. Iyalah, bener. Masa kayak gitu aja bohong.”

“Nanti ya, habis dari rumah warga.”,ia pun langsung melengos begitu saja tanpa ada penjelasan lanjutan. Saya pun melanjutkan pekerjaan yang sedang saya kerjakan.

*

Dua orang teman Tim Training duduk di sebelah dan di depan saya. Kami asyik membicarakan sesuatu. Tetiba, CPC dengan pertanyaan aneh tadi siang datang berjalan ke arah meja kami. Tanpa berkata apapun, ia langsung menaruh dua cup es krim Wall’s dengan sebuah sendoknya. Saya dan kedua teman heran. Saling beradu pandang.

index
Es skrim Wall’s, source: google

“Ini apa? Buat siapa?”, tanyaku sebelum dia jauh.

“Ya yang aku tadi janjiin, buat Kakak”, jawabnya tanpa melihat ke arah saya.Mendengar jawabannya, saya bingung. Hanya ada dua cup es krim dan sebuah sendok saja, padahal disana ada dua orang teman juga, ditambah lagi jawaban si Pemberi es krim itu untuk saya. Saat saya tawari kedua teman saya, mereka menolaknya, dengan alasan itu hanya untuk saya dan terlihat salah satu dari mereka seolah heran kenapa hanya saya saja yang diberi es krim.

*

“Terima kasih ya es krimnya.”

“Iya, sama-sama. Saya hanya mau buktikan kalau saya bukan laki-laki PHP”

“*&^%$#@$$%^$!%*><:)(&”, jawaban macam apa ini, pikirku.

Mungkin gambar ini jawabannya 😂

****

Dalam masa reses saat dimana (mungkin) yang ngasih es krim tengah terengah-engah dalam Survival bersama TNI AU Pangeran M. Bunyamin, Tulang Bawang, Lampung

Salam,

DC

#1week1writing

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s