Film Junk Food

Well, beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah film lama yang rilis sekitar tahun 2011 (sebenarnya gak begitu lama juga sih ya …), judulnya “What’s Your Number?”. Saya sebut film ini receh, seperti junk food-lah, -tapi junk food di Indonesia gak ada yang bisa dibeli dengan uang receh sih-, enak, bisa ngeyangin, tapi kan junk food.

whats-your-number-chris-evans-dvdplanetstorepk-2011-romance
Source: Google

Kenapa saya sebut film ini junk food, karena memang menurut saya film ini tidak membawa pesan moral yang baik buat moral, apalagi sehat buat kecerdasan otak, hahaha. Tapi cukup asyik dan menghibur. Genrenya komedi romantis, walaupun menurut saya gak begitu romantis.

Film ini bercerita tentang seorang perempuan muda bernama Ally di negeri nun jauh sana, Amerika, yang baru diputus kerja, sebut saja dipecat, karena performa kejanya yang menurut bossnya buruk. Apa mau dikata, ia pun menerima dengan lapang dada, dan pulang dengan train ke apartemennya. Dalam perjalanan, ia membaca sebuah artikel dalam sebuah majalah yang menyebutkan bahwa seseorang akan menikah dengan cinta sejatinya jika sudah tidur dengan rata-rata sepuluh orang. Nah, ini nih yang saya sebut dengan gak baik bagi moral :p. Itu rata-rata orang ya dan artikel itu pun menyebutkan bahwa maksimalnya dua puluh orang. Jadi jika lebih dari dua puluh, maka setelah itu ia akan sulit menemukan cinta sejati.

Ally tersugesti dengan artikel yang baru ia baca. Ia kemudian menghitung berapa jumlah pria yang pernah tidur dengannya. Fantastis! Ia pernah tidur dengan sembilan belas pria seumur hidupnya. Itu artinya pria kedua puluh kelak harus jadi cinta sejatinya. Namun sayang, ketika ia menghadiri pesta saudaranya, ia mabuk dan tanpa sadar ia pun tidur dengan pria yang tidak bukan adalah mantan bosnya. Dan ia tidak mau kalau mantan bosnyalah yang akan menjadi cinta sejatinya. Alternatifnya, ia harus menemukan cinta sejati dari kesembilan belas mantan pacarnya.

Misi pun dimulai. Ia meminta bantuan tetangga kamarnya, Collin. Pria itu membantu Ally menemukan para mantan pacar melalui jejaring sosial media.Ada mantan pacar yang dulunya gendut, kini menjadi pria yang tampan. Bahkan ia sampai ke luar kota hanya untuk menemui salah satu mantan pacarnya. Dari sekian banyak mantannya, ia berpikir bahwa mantan yang bernama Jack Adamslah pria idamannya. Pria yang sempurna untuk dijadikan cinta sejati. Namun, Jack Adams terlalu sempurna, bahkan Ally merasa tidak nyaman berada di sampingnya dalam kehidupannya sekarang. Ia sadar, Collinlah yang bisa membuatnya nyaman dan bebas bertingkah dan cerita apapun.

Iya, film ini film junk food, karena mengisahkan tentang kehidupan seks pra-nikah. Tidak ada latihan analisis yang mengasah kecerdasan kita. Tapi film ini cukup gurih dengan MSG-nya, dengan jokes yang ada, dan tentunya cukup menghibur di kala free time. Tapi rasanya tidak adil jika film ini tak ada yang bisa diambil satu hal pun. Yap, “What’s Your Number?” memberikan kita kondisi nyata bahwa jodoh bisa ditemukan dimana saja dan tak memandang siapa pun, termasuk tetangga #ehh. Daaaaannn, yang paling penting adalah dia yang bisa membuat kita nyaman dan mau menerima bagaimana mana masa lalu kita. It’s a must. Sama seperti Collin yang mau menerima Ally dengan masa lalunya yang menurut teman-temannya like a bitch.

Makan (atau nonton (film) junk food) sekali-kali bolehlah, ya? :p

Salam,

DC

#1week1writing

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s