Is S/he The Best One?

​Habis Ramadhan terbitlah nikahan.

Bulan Syawal memang selalu jadi pilihan para pasangan untuk mengikat hubungan mereka menjadi legal dan halal. Mungkin karena Syawal identik dengan bulan kemenangan, iya kemenangan, menangin hatinya dan orang tuanya #eaa.. Sorry ini fix spam! Hahaha.. 

Ngomong-ngomong tentang nikah, pernah suatu hari seorang teman bertanya “Bagaimana kita yakin kalau dia adalah yang terbaik untuk kita nikahi?”. Entahlah, pertanyaan itu seperti sindiran atau bahkan penghinaan, haha.. Nggak, biasa aja kok, saya hanya kaget saja saat itu, karena saya sendiri pun belum menemukan “si dia” itu. Iya, dia yang terbaik untuk dinikahi *serius, ini bukan kode 😁

Kalaupun kita bertanya pada orang-orang yang sudah menikah, jawabannya pun pasti beragam. Ada yang menjawab karena cinta, karena dia yang selalu ada dan menemani selama ini (nah, jawaban ini biasa ditemukan pada pasangan yang sudah pacaran atau kenal lama), bahkan ada yang menjawab karena sudah bosen pacaran dan saat rasa bosan itu datang, kebetulan lagi sama dia. Hmm.. Lalu bagaimana dengan pasangan yang menikah tanpa melewati masa pacaran? Hanya teman, kemudian menikah. Dijodohkan, lalu menikah. Atau menjalani proses ta’aruf dan sepakat menikah.

“Gue cinta sama dia, gue sayang sama dia, dan gue mau bersama dia terus”

“Dia baik, dia kelihatan banget sayangnya, dia juga dewasa”

“Dia udah mapan, aku yakin aku bisa bahagia sama dia dan dia bisa bahagiain aku”

“Dia orangya cerdas, bisa diajak diskusi soal apapun. Aku seneng aja komunikasi sama dia”

“Nyokap gue setuju, keluarga dia juga welcome sama gue”

“Aku yakin, dia bisa jadi ibu yang baik buat anak-anakku”

“Insya Allaah, dia bisa jadi imam yang baik buat keluargaku”

Kenapa seseorang mau terus bersama dengan pasangannya? Karena (mungkin) selama bersama ia bahagia dan nyaman, dan ia percaya, kelak pun akan demikian. Kenapa seseorang menggunakan alasan orangnya baik, orangnya sayang, dan orangnya dewasa, sebagai pertimbangan? Karena ia percaya, kelak pun pasangannya itu akan (tetap) baik, sayang, dan dewasa. Mapan dan bisa diajak diskusi? Karena (mungkin) percaya bahwa kemapanan dan bisa diajak diskusi menjadi modal penting dalam membangun pernikahan. Pertimbangan orang tua atau keluarga? Yes, orang tua atau keluarga dipercaya sebagai orang-orang pertama yang selalu ingin kita mendapatkan yang terbaik, termasuk untuk urusan teman hidup, jadi ketika mereka menerima dan setuju, kenapa tidak? Nah, kalau jadi ibu atau imam yang baik, tentunya kita akan mengacu pada perilaku atau apa yang orang-orang katakan tentang dia, dan (mungkin) kita percaya bahwa bagaimana si dia sekarang bisa memprediksi bagaimana si dia kelak.

Terlepas dari apa pun alasan seseorang (mau) menikahi pasangannya, sebagian saya sebutkan di atas, dari apa yang saya dengar, yang saya lihat dari pasangan-pasangan yang sudah menikah, satu hal yang bisa saya garis bawahi. Percaya. 

Kepercayaan bisa bertolak pada pengalaman, pada apa yang sudah dilihat, didengar sebelumnya, bahkan pada apa yang dikatakan naluri dan kata hati. Kita tahu, manusia itu dinamis dan masa depan itu mistis. Tapi percaya, kepercayaan, bisa menuntun para pasangan itu memilih pasangannya. Iya, percaya, percaya pada kata hati, percaya pada pasangan, percaya pada kesaksian orang-orang sekitar, dan terlebih percaya pada Zat yang wajib dipercaya. Dia yang memiliki yang dinamis dan mistis.

Is s/he the best one?

Buku Nikah source: http://referensidunia.blogspot.com/2015/02/prosedur-tata-cara-mengurus-surat-nikah.html

Selamat untuk yang baru saja mendapatkan buku di atas 👆Oci dan Mas Bowo, Karin dan suami, serta Dede dan suami.

Salam,

DC

#1week1writing

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s