Buat Siapa?

Pagi itu kelas 1 dan 2 tidak ada yang mengajar. Saat itu, Bu Yuli, wali kelas kedua kelas itu berhalangan hadir. Jadilah hari itu saya meng-handle kedua kelas itu. Fakta mengagetkan, ah sebenarnya harusnya saya sudah tak kaget lagi, kelas 2 masih banyak sekali yang belum bisa membaca. Menulis? Masih acak adul.

Seorang anak yang paling menarik perhatian saya itu Benny namanya. Saya pernah mendengar memang kalau anak ini sering meminta perhatian lebih. Bu Yuli pun sering menegurnya. Banyak aduan dari teman-temannya karena digodain Benny. Ia sering menolak belajar juga, katanya.

Continue reading “Buat Siapa?”

Komitmen Itu Menyeramkan

Pertemuan saya 3 hari ini bersama partners in crime dari kuliah setelah entah berapa tahun gak ketemu kembali membawa oleh-oleh. Oleh-olehnya bukan oleh-oleh biasa. Ah, selalu, ngobrol-ngobrol cantik bareng mereka selalu meninggalkan jejak manis dalam ingatan. Apalagi mereka sekarang udah lebih matang, hihii..

Inah yang sekarang udah resmi menyandang gelar psikolog, semakin bijak saja dalam memandang suatu hal. Gisep dengan berbagai pengalamannya, tak kalah wise nya dalam menjalani hidup, oiya, dia juga sudah berhijab sekarang, makin nice saja. Dan Nisa, seorang guru preschool semakin stay cool dan keibuan. Saya? Semoga ada secercah perubahan positif pula pada diri ini.

Continue reading “Komitmen Itu Menyeramkan”

Wanita: Nilai dan Terdidik

image
source pict: http://www.thecultureist.com

Pernah suatu hari beberapa tahun yang lalu, seorang teman laki-laki saya, sebut saja namanya Irwan, bertanya, “Apa yang membedakan antara orang yang berpendidikan dan tidak? Dan buat apa wanita berpendidikan tinggi kalau pada akhirnya ia (akan) menjadi Ibu Rumah Tangga?” Lama saya tertegun. Pertanyaan ini bukan hanya mendorong saya untuk menemukan jawaban untuk pertanyaan teman saya itu, tapi ini pun sebagai bahan refleksi pribadi. Sebagai orang (yang merasa) terdidik, saya tertantang untuk menemukan sendiri jawabannya, setidaknya jawaban untuk saya.

Pertanyaan itu akhirnya menjadi PR pribadi saya beberapa hari. Saya pun meminta teman saya itu untuk tidak mengungkapkan pendapatnya, rasanya saya tidak mau jawaban saya sedikit-banyaknya ter-insight dari pandangannya.

Continue reading “Wanita: Nilai dan Terdidik”

A Message for My Pasukan Bintang

image
My favourite activity on break time: wefie

Hi Dear,

It’s me, someone who spent a wonderful year in your humble village (hopefully never slipped down from your heart even I have gone there). I wanted to write a short message for you all, Kiddos, but I’m sorry that I wrote it in English. I have come back from Pare, by the way, hehe..

Firstly, I would like to tell you that I have recently watched the videos which were recorded by you, my children. No, I don’t have any children. People called them my students. I taught them Math, Science, Art, and Sport for a year ago. Uh, talking about them make me miss everything about them. Ya, I am gonna miss you to The Moon, Stars, Sun, Mercury, Venus, Mars, Jupiter, Saturn, Neptune, Uranus, Pluto and back to the Earth then into the heart, guys!

Continue reading “A Message for My Pasukan Bintang”