Kekuatan

Saya tidak pernah terpikir bisa mengatur barisan anak-anak, berdiri tegak, dan menahan tetesan air mata ketika kudapati kabar wanita yang selalu menunggu aku pulang, yang selalu kupanggil setiap kali membuka pintu rumah, dan yang selalu memeluk dan menciumku setiap kali aku berangkat kemanapun, harus berpulang, tanpa aku peluk dulu ia di detik terakhirnya.

Dialah pahlawanku dan dia sudah merdeka.

17 Agustus 2015

Cucumu,
I do love you, Enin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s